UEFA Membantah Mengubah Jadwal EURO 2020

Awal pekan ini, dikabarkan bahwa Persatuan Asosiasi SepakBola Eropa (UEFA) ingin menetapkan Kejuaraan Eropa yang ditunda hanya di Rusia alih-alih format asli multi-kota. Tak lama setelah berita tersebut tersiar, badan pengatur tersebutmenyangkal kemungkinan tersebut dan menegaskan tidakmemiliki rencana untuk mengadakan turnamen Euro 2020 yang dijadwalkan ulang di satu negara musim panas mendatang.

UEFA bermaksud untuk mengadakan Euro 2020 dalam format dan tempat yang dikonfirmasi awal tahun ini dan kami bekerjasama dengan semua kota tuan rumah untuk persiapan, kata badan pengatur dalam sebuah pernyataan hanya sehari setelahsebuah surat kabar Prancis melaporkan bahwa cadangan rencanamemindahkan kompetisi hanya ke Rusia karena kekhawatiranyang terus berlanjut tentang tingkat infeksi Covid-19 dan pembatasan perjalanan massal sedang dipertimbangkan.

“Mengingat ketidakpastian seputar Covid – di mana baik UEFA maupun badan penyelenggara lokal tidak memiliki kendali – saatini terlalu dini untuk mengatakan apakah pertandingan pada bulan Juni dan Juli akan memiliki pembatasan baik pada penggemar atau bahkan pementasan mereka,” tambahpernyataan itu. Upaya UEFA saat ini difokuskan pada perencanaan turnamen di semua 12 tempat dengan penggemar.

Pertandingan Euro 2020 awalnya dijadwalkan digelar di stadion-stadion di 12 kota berbeda di Eropa, yakni di London (Inggris), Munich (Jerman), Roma (Italia), Baku (Azerbaijan), St. Petersburg (Rusia), Bukares (Rumania), Amsterdam (Belanda), Dublin (Irlandia), Bilbao (Spanyol), Budapest (Hongaria), Glasgow (Skotlandia) dan Kopenhagen (Denmark). Pertandingan final akan dimainkan pada 11 Juli.

UEFA juga menegaskan bahwa “Keputusan yang bertentangandengan rencana itu dapat dibuat lebih dekat waktu jika perlu, tetapi saat ini tidak ada rencana untuk mengubah tempat mana pun.” Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan bulan laluorganisasi tersebut sedang menjajaki beberapa skenario untukmengadakan putaran final Euro 2020 pada 2021. Wembley terpilih sebagai tempat semifinal dan final turnamen pada 2014.

Bulan lalu, pemerintah Inggris mengakui bahwa pertandinganEuro 2020 di Wembley dalam bahaya jika krisis kesehatan tetapmenjadi perhatian utama tahun depan. Sekretaris Negara Inggrisuntuk Kebudayaan, Media, dan Olahraga Oliver Dowden berharap pertandingan tersebut akan berjalan sesuai rencana. Namun, dia juga mengisyaratkan kemungkinan untuk mengubahrencana jika keadaan tidak menjadi lebih baik pada saatturnamen.

Sementara itu, empat negara belum lolos ke Euro 2020 dan akandiberi nama setelah final play-off berakhir pada 12 November. Pemenangnya akan bergabung dengan 20 tim pertama yang membukukan tempat di turnamen selama penyisihan grup tahunlalu. Euro 2020, yang semula dijadwalkan pada 12 Juni-12 Juli, diundur 12 bulan karena pandemi Covid-19 dan sekarang akandiadakan mulai 11 Juni-11 Juli tahun depan.