Pelatih Italia Percaya Zaniolo Akan Sembuh Sebelum EURO 2020

Manajer Italia Roberto Mancini mengatakan kepada mediaberita bahwa Italia bertujuan “untuk memenangkan” Euro 2020 yang ditunda tahun depan. Dia juga yakin bahwa penyerangRoma Nicolò Zaniolo dapat ‘pulih tepat waktu’.

Azzurri mengalahkan Belanda 1-0 dalam pertandingan terakhirmereka dan naik ke peringkat 12 dalam peringkat FIFA setelahpertandingan Nations League. Namun, pemain andalan merekaNicolò Zaniolo mengalami cedera ACL kedua dalam delapanbulan.

“Kami pergi untuk menang, Italia harus selalu mulai menang, bahkan ketika kami tampaknya tidak menjadi salah satu favorit,” kata Mancini kepada TgPoste. “Dengan sejarah kami, kami mengincar hasil yang maksimal,” kata Mancini. Namun, Italia bukanlah satu-satunya tim yang memiliki waktu tambahan 12 bulan untuk meningkatkan dan memulihkan bakat mereka, seperti halnya Prancis, Inggris, Belanda, Jerman, dan Spanyol.

“Saya berbicara dengannya [Zaniolo] beberapa hari lalu, kami berharap dapat bertemu dengannya lagi secepat mungkin,” tambah Mancini. “Dia anak muda, dia punya waktu untuk pulihdan bergabung dengan kami untuk Kejuaraan Eropa.” Sementaraitu, Zaniolo sudah mulaimenghitung munduruntuk kembalidari cedera dan menekankan bahwa diatidak pernah berpikiruntuk berhenti“, meski cedera.

Pekan lalu, Roma mengumumkan bahwa operasi untukmemperbaiki ACL yang pecah di lutut kiri Zaniolo berhasildilakukan. Zaniolo akan tetap di rumah sakit Austria selama tigahingga empat hari setelah operasi. Kepala medis Roma Federico Manara juga mengesampingkan rumor bahwa Zaniolo akanabsen selama sembilan bulan, mengatakan bahwa tidak akan ada”tekanan” untuk mempercepat pemulihannya.

Nicolò baik-baik saja, operasinya berhasil diselesaikan dan respon awal [terhadap operasi] sangat baik,” kata KepalaKedokteran Roma Dr Manara di situs klub. “Saat ini dia sudahkembali berdiri dan berjalan dengan bantuan kruk. Jika penyembuhan berlangsung sesuai dengan apa yang kita lihat, pemain akan kembali ke Italia Jumat dan kemudian akanmemulai program pemulihannya di Trigoria.

Berbicara tentang cederanya, Zaniolo mengatakan kepada Il Corriere dello Sport: “Awalnya, saya tidak punya waktu untukberpikir. Namun kemudian, saya berkata pada diri saya sendiri: ‘Tidaaaaak, lagi. Saya sudah tahu segalanya, itu akan sulit, tetapisaya suka berpikir itu akan menjadi pengalaman yang membentuk saya. Saya sudah menghitung mundur. ” Pemainberusia 21 tahun itu menekankan komitmennya untuk berjuangkembali ke lapangan.