Kemungkinan Starting XI Italia Untuk Euro 2020 (part 2)

The Azzurri atau timnas italia menetapkan rekor baru sepanjangmasa dengan kemenangan ke 10 berturut-turut, keenam secaraberuntun dalam perjalanan mereka, dengan hasil 3-0 di Bosnia dan Herzegovina pada kualifikasi Euro 2020 tahun lalu. Italia yang baru ini dapat berpotensi meraih gelar jika Roberto Mancini menyusun starting XI terbaiknya. Inilah KemungkinanStarting XI Italia Untuk Euro 2020:

Stefano Sensi (Gelandang Bertahan)

Pemain Sensasional Inter Milan yang berusia 24 tahun, Stefano Sensi, baru menjalani empat pertandingan untuk The Azzurri dan telah membuat 17 penampilan di semua kompetisi sejauh inikarena cedera yang mempengaruhi musimnya. Sensi mencetakgol pertamanya untuk tim nasional dalam kemenangan kandang6-0 atas Liechtenstein tahun lalu di kualifikasi Euroo 2020. Dengan keterampilan kreatifnya, ia dapat mengarahkan timmenuju kesuksesan jika ia tetap bugar hingga turnamen dimulai.

Marco Veratti (Gelandang Tengah)

Pemain tengah andalan PSG Marco Verrati tentu saja akanmenjadi pilihan utama Roberto Manchini, ia telah menjadiandalan dari timnas Italia sejak tahun 2012 hingga saat ini, Dengan total 36 penampilan yang sudah ia jalani. Tentu sajakemampuan olah bola dan juga membuka ruang bagi para barisan serangan tim akan menjadi tambahan yang sangat bagusbagi The Azzuri, dan ia diperkirakan akan mejadi pemain yang berpotensi tinggi untuk dipanggil membela negaranya di ajangEURO 2020 tahun depan.

Jorginho (Gelandang Tengah)

Pemain berdarah Brazil-Italia yakni Jorginho sedang menikmatimusim yang mengesankan bersama Chelsea dan The Azzurri. Bersama dengan Marco Veratti, Jorginho membua lini tengahkreatif yang mampu memasok bola ke bagian penyerangan. Diamencetak gol internasional keempatnya dari titik penalti sekalilagi dalam kemenangan kandang 9-1 atas Armenia di kualifikasifinal Euro 2020 Italia tahun lalu. Dia akan menjadi tambahanpenting bagi tim awal tahun depan.

Federico Chiesa (Sayap Kanan)

Pemain sayap Fiorentina Federico Chiesa mencetak hat-trick untuk klubnya dalam kemenangan kandang 7-1 atas Roma dalam pertandingan perempat final Coppa Italia tahun lalu. Jika dia dapat menduplikasi kinerja semacam ini, itu akan menjadidorongan bagi tim awal Mancini. Dia mencetak golinternasional pertamanya juga tahun lalu dalam kemenangankandang 9-1 atas Armenia di kualifikasi Euro 2020 final Italia. Tujuan ini menjadikannya salah satu pilihan utama Mancini.

Lorenzo Insigne (Sayap Kiri)

Pemain berusia 28 tahun yakni Lorenzo Insigne mungkin hanyamemiliki tujuh gol dalam 34 penampilan untuk tim nasional, tetapi bisa menjadi tambahan penting bagi tim yang membutuhkan pemain sayap cepat serta kreatif sepertinya. Pada 2016, Lorenzo Insigne ditunjuk sebagai anggota tim 23-pemain Antonio Conte Italia untuk Euro 2016. Jika dia akan diberikesempatan untuk memulai lagi tahun depan, keterampilankreatif dan klinisnya dapat membawa kesuksesan bagi tim.

Ciro Immobile (Penyerang)

Di akhir musim kompetisi papan atas Italia, pemain depan Lazio Ciro Immobile menyamai rekor pencetak gol liga Italia terbanyak untuk satu musim dan mencatatkan golnya menjadi 36 gol, rekor yang dibuat oleh Gonzalo Higuain untuk Napoli di musim 2015-16. Immobile juga memenangkan Sepatu EmasEropa untuk pencetak gol terbanyak benua Eropa musim ini, setelah melampaui rekor pemain Bayern Munich Robert Lewandowski yang mencapai 34 di pertengahan pekan.