Israel Percaya Diri untuk bermain di babak Play Off Euro2020 Walaupun Sedang Lockdown

Israel sangat lah percaya diri bahwa jadwal sepakbola yang akandirencanakan akan berjalan dengan lancer walaupun sedangterjadi lockdown, Menurut laporan, Perdana Mentri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan larangan baru untuksetidaknya tiga minggu, babak penyisihan Euro 2020, sekarangdijadwalkan akan bertanding pada tanggal 8 oktober dan 12 November yang sudah diputuskan tempat empat stadion yang akan menjadi tempat untuk final di turnamen tersebut.

Israel akan menjadi tamu melawan negara Skotlandia di Hampden Park pada tanggal 8 Oktober, walaupun lockdownyaakan diperpanjang sampai tiga minggu dan pertandingan akandimainkan di Hampden. Pemenang dari pertandingan ini akanmenghadapi negara Norwegia atapun Serbia yang akan menjaditempat pertandingan Euro 2020 yang ditunda, yang dijadwalkanpada 11 Juni sampai 11 Juli 2021. Dalam seminggu, Netanyahu mengatakan kasus baru dari virus corona di Israel sudahmencapai 4,000 per hari.

Pada saat artikel ini ditulis, Negara dengan populasi Sembilan juta mempunyai kasus lebih dari 160,000 kasus dan telahmembunuh 1,000 orang, Federasi Sepakbola Israel mengatakankepada media: “ Kami merasa tidak ada masalah dalampenerbangan dalam pesawat pribadi untuk permainaninternasional, yang dimana kementrian olahraga dan budayatelah memberikan proses yang sama seperti di kasussebelumnya.”

Disatu sisi, Skotlandia yang merupakan negara teratas di grupNations League setelah pertandingan pembukaan melewatiRepublik Ceko, Israel dan Slovakia. Skotlandia seri 1 – 1 melawan Israel di Laga Nations League menjelang antara Play off dibawah naungan Steve Clarke, Skolandia sekarang telah takterkalahkan di lima pertandingan international dan akanmencoba untuk menang empat lagi untuk pertama kali nya sejak2007.

Untuk pertama kali nya dalam enam bulan, Fans mendatangipertandingan away Kilmarnock di dalam liga SkotlandiaPremiership. Masih belum jelas bahwa Skotlandia akan menjadituan rumah Israel di Hampden dengan adanya fans, namun Boss Skotlandia Stece Clarke telah membujuk UEFA dan PemerintahSkotlandia untuk mengembalikan fans untuk pertandinganmereka melawan Israel walaupun pemain sudah menjaditerbiasa tanpa adanya fans di stadion.

“Saya ingin berpikir bahwa akan ada keramaian pada saat babakPlay-off, beberapa keremununan yang ada didalam stadion yang akan membantu atsmofir,” Clarke mengatakan pada saatInterview. Walaupun, UEFA harus mendiskusi kan jikadiperbolehkan adanya Fans ataupun pertandingan internasionalbulan depan setelah mengumumkan larangan untuk fans untukbeberapa pertandingan di Nations Leage yang sudah berjalanminggu lalu.

32 Tim European Championship, dalam selebrasi 60 tahun, yang seharusnya akan bertanding pada tanggal 21 Juni sampai 12 Julidi semua negara di benua tersebut. Pertandingan yang seharusnya akan dimainkan di London, Baku, Munich, Roma, Saint Petersburgm Amsterdam, Bilbao, Bucharest, Budapest, Copenhagen, Dublin dan Glasglow.