Fans Wales Kesulitan Dapat Pemgembalian Dana Perjalanan Untuk EURO 2020

Maret lalu, Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) secara resmimenunda Kejuaraan Eropa atau Euro 2020 selama setahunkarena ancaman pandemi global yakni COVID-19, yang saat inimelumpuhkan negara-negara Eropa. Kejuaraan Eropa yang paling popular ini sekarang akan berlangsung dari 11 Junihingga 11 Juli pada 2021.

Namun, tempat pertandingan untuk kompetisi tersebut akandigelar tahun depan akan tetap sama. Sementara itu, pengembalian uang tiket sudah diumumkan, dengan UEFA mengatakan bahwa mereka “akan secara proaktif menghubungisemua pemegang tiket pada waktunya.” Mereka juga meyakinkan pembeli tiket yang ada bahwa jika mereka tidakdapat hadir pada tahun 2021, mereka akan mendapatkanpengembalian uang penuh atas tiket mereka.

Awal pekan ini, penggemar yang berjuang untuk mendapatkanpengembalian uang perjalanan menonton Wales bermain di Euro 2020 telah meminta Pemerintah Wales untuk membantu. Laporan mengklaim bahwa ada ribuan yang telah membayaruntuk menonton pertandingan di Azerbaijan dan Roma, pada bulan Juni. Beberapa telah berhasil mendapatkan pengembalianuang atau voucher dari maskapai mereka tetapi yang lain mengalami kesulitan untuk mendapatkannya.

Dalam sebuah pernyataan tak lama setelah pengumumanturnamen yang ditunda, UEFA membacakan: “UEFA inginmeyakinkan pembeli tiket dan klien keramahtamahan yang adabahwa jika mereka tidak dapat menghadiri turnamen pada tahun2021, nilai nominal tiket dan paket mereka akan dikembalikansepenuhnya”. Sementara itu, penggemar yang inginmemanfaatkan tiket untuk turnamen yang dijadwalkan ulangmasih dapat membeli dengan jendela penjualan kembali dibukabulan lalu.

Badan pengelola membuat portal online tempat pengembalianuang dapat diproses dan diklaim. Dalam email ke penggemar, UEFA mengatakan: “Tujuan kami adalah, bahwa jikamemungkinkan, tiket UEFA EURO 2020 Anda akan tetapberlaku untuk turnamen yang ditunda. Setelah jadwalpertandingan untuk 2021 telah diterbitkan, kami akanmemberikan Anda informasi lebih lanjut. detail tentang validitastiket Anda. “

Pemerintah Wales mengatakan situasinya “belum pernah terjadisebelumnya”. Juru bicara Wales juga menambahkan, “Kami berharap semua pelancong yang terkena dampak, termasukpenggemar yang ingin menonton Wales bermain di Euro 2020, dapat memperoleh pengembalian uang.” Dalam laporan portal berita Inggris, keluarga Angharad Walters dari Ferndale, Rhondda Cynon Taff, menghabiskan £ 2.500 untuk perjalananjelang turnamen.

“Ini sangat menegangkan dan bagi orang-orang yang umumnyatidak memesan penerbangan dan membuat pengaturanperjalanan sendiri, saya bisa membayangkan ini akan menjadisangat stres bagi mereka untuk berurusan dengan,” kata Ny. Walters. “Tidak ada yang melangkah dan berkata, ‘benar, inikontak untukmu jika kamu butuh bantuan.” Badan pengurusbelum mengomentari situasi tersebut.

Sebelumnya, UEFA telah mengalokasikan perlengkapan di 12 kota di seluruh Eropa untuk merayakan ulang tahun turnamenyang ke-60. Diadakan setiap empat tahun, Euro dianggapsebagai turnamen sepak bola antar negara paling populer di sebelah Piala Dunia. Tempat untuk kompetisi tersebutdipentaskan tahun depan dipastikan sama.

Selain dari Euro, acara olahraga lain yang terkena virus adalahOlimpiade, dengan penjualan tiket dan pengembalian uangadalah masalah utama. Sebelum penundaan, 4,5 juta tiket telahterjual di Jepang, dengan sekitar 7,8 juta tiket diperkirakan akanterjual secara keseluruhan. Menurut laporan, tiket mungkin tidakdapat dikembalikan yang kemudian dikesampingkan oleh panitiayang mengatakan ketentuan “tidak menyatakan bahwa‘ tikettidak dapat dikembalikan ’”.