EURO 1960: Viktor Ponedelnik Pahlawan Pertama Kejuaraan Eropa

Kejuaraan Eropa pertama, yang sebelumnya dikenal sebagaiEuropean Nations’ Cup, diselenggarakan oleh Prancis pada tahun 1960. Uni Soviet adalah tim yang sangat disegani saat itu, dan mereka membuktikannya dengan kemenangan 2-1 melawanYugoslavia setelah babak perpanjangan waktu. Piala Bangsa-Bangsa diperebutkan antara tahun 1958 dan 1960 sampainamanya diubah menjadi “Kejuaraan Eropa” pada tahun 1968 bersama dengan beberapa perubahan.

Turnamen perdana, yang berlangsung selama 22 bulan antaratahun 1958 dan 1960, terdiri dari 17 negara peserta yang berafiliasi dengan UEFA. Turnamen ini diformat ketika timmemainkan pertandingan kendang dan tandang yang kemudianmenghasilkan tim empat besar akan melakukan perjalanan kePrancis untuk bersaing di putaran final. Viktor Ponedelnik menjadi pahlawan bagi Soviet selama putaran final tersebut.

Soviet dengan nyaman mengalahkan Cekoslowakia di Marseille pada babak semifinal, mereka mendominasi permainan dan menang 3-0 serta mencapai final pertama Kejuaraan Eropa. Di Tempat ketiga ada Cekoslowakia yang menang 2-0 atas tuan rumah. Lalu pertandingan final pertama dalam sejarahKejuaraan Eropa – Uni Soviet vs Yugoslavia berjalan sengit.

Yugoslavia, yang membanggakan sebagian besar pemainberbakatnya di lapangan membuka skor pada menit ke-43 oleh Milan Galic. Yugoslavia terus mendominasi permainan, tetapikiper legendaris Lev Yashin, tidak membiarkan gawangnyakebobolan lagi dengan menghalau sepakan ke gawangnya. Georgian Slava Metreveli menyamakan kedudukan permainanempat menit memasuki babak kedua.

Babak ke-2 berjalan dengan lebih sengit namun taka da peluangyang tercipta, sehingga babak perpanjangan waktu pun terjadi. Lev Yashin, yang dikenal sebagai ‘the Impregnable Spider’ memimpin Uni Soviet untuk menang bersama dengan sundulanpemenang Viktor Ponedelnik dengan tujuh menit sisa waktutambahan, mengantongi gelar Eropa pertama dari KejuaraanEropa perdana. Ivanov, Ponedelnik, Galic, Jerkovic, dan Heuttemenjadi pencetak gol terbanyak turnamen tersebut denganmasing-masing dua gol.

“Nama keluarga saya adalah impian bagi penulis utama,” kenangforward Viktor Ponedelnik, yang sundulannya di final EURO 1960 menandai hari Senin yang gemilang bagi penggemarSoviet. Ponedelnik pensiun pada tahun 1966 setelah mengalamikenaikan berat badan dan menjalani operasi untuk usus buntu. Dia mencetak 20 (menurut beberapa akun, 21) gol dalam 29 pertandingan untuk negaranya.

Gol dan namanya Ponedelnik turun dalam cerita sepak bola Soviet seperti halnya hattrick Geoff Hurst dalam kemenanganPiala Dunia 1966 Inggris. Seperti Inggris, Uni Soviet dan Rusiabelum memenangkan trofi internasional kedua. Setelah golpertamanya, kerumunan terdiam; tetapi ketika pertandinganberakhir, kerumunan menyerbu pagar kawat berduri yang seharusnya menjaga para penggemar yang mudah menguap jauhdari lapangan.

Kembali di Uni Soviet, sebuah negara penggemar sepak bola dan patriot telah menyetel radio untuk mendengarkanpermainan. Ponedelnik dianggap sebagai salah satu striker terbaik dalam sejarah sepakbola Soviet. Pada tahun-tahunberikutnya, Ponedelnik bekerja sebagai pelatih, jurnalisolahraga, editor publikasi olahraga, dan penasihat PresidenFederasi Rusia.